“oohh.. Bokep viral Tetapi hari ini, dgn lembut tetapi tegas, ia mendorong tubuhku sambil satu tangannya tetap terus membelai pahaku, membikin kedua tanganku yg menahanku pd posisi duduk tidak kuasa melawan dan aku pun terbaring pasrah menikmati belaiannya, sementara ia sendiri menggeletakkan tubuhnya miring di sisiku. nghhhhhh.. ohhh..” rintihanku langsung menyertai ledakan kenikmatan yg kurasakan saat lidah Irfan melalap meqiku dari bawah hingga ke atas, menyentuh klitorisku. Seusai aku kembali “sadar” dari ledakan kenikmatan klimaks yg memabukkan tadi, aku pun mulai membalas ciuman Irfan, memancing Irfan utk kembali memainkan lidahnya pd lidahku dan menghisap bibir dan lidahku terus liar. Lama kelamaan kudapatkan tidak sedikit ketepatan di antara Irfan dan aku yg tidak kudapatkan dlm diri suamiku. Sepulang dari dokter, tetap dgn jalan tertatih-tatih, Irfan menganjurkan utk mengantarku pulang saja, dan tidak kembali ke kantor supaya aku bisa beristirahat. Entah bagaimana pria yg tampaknya sekasar dirinya bisa menyentuh selembut ini, aku tidak peduli dan menikmati saja kelembutan yg memancing gairah ini. Riikk..” Irfan melenguh menyertai ejakulasi puncaknya yg kubuat terus nikmat dgn menekan pantatku maju, menancapkan k0ntolnya sedlm-dlmnya di dlm meqiku, sambil kupeluk tubuhnya erat.



















