Saya mengangguk.“Ayo kita pulang” saya mengingatkan, jam sudah menunjukkan jam 2 malam. tetapi saya tidak mau terlibat cinta dengan karyawati saya, apalagi Making Love, walaupun saya sendiri belum menikah, wibawa saya sebagai boss bisa luntur jadi bubur.Alkisah saya memesan alat USG dua minggu yang lalu, dan kini tibalah barang pesanan senilai 450 juta tersebut dihadapan saya. Bokep viral USG (Ultra Sonografi) 3 dimensi berwarna. “Sudahlah pak, dicoba daripada nanti kita diklaim nanti saya yang repot” dia menyahut
“Cobalah Pak, tidak usah sungkan, biar saya pamit pulang dulu”Pak Sebastian matanya nampak serius, tapi nampak diujung bibirnya senyum kecil, pengertian sekaligus menantang saya untuk “memeriksa” Aryati. “Aduh, sekarang dia panggil saya Mas, padahal saya bossnya, belum lagi kalau dia hamil”.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Saya lepas segera semua baju yang saya kenakan juga CD saya. “Pamit Pak !, saya pulang dulu” , Langsung dia ngeloyor pergi, mungkin kelelahan, mungkin tidak ingin mengganggu “acara” saya dengan Aryati.Setelah Pak Sebastian tidak lagi di ruang, tinggal saya bersama Aryati, “Jadi, Pak ?” suara Aryati kembali muncul, saya hanya bisa mengangguk-angguk ‘Ya, silahkan”.Tanpa ragu sedikitpun Aryati melepas kancing bajunya dan membaringkan diri di meja pingpong, nampak BH Krem dan sebagian payudara




















