Kuikuti dari belakang sampai mobil itu belok kesalah satu tempat penginapan yang berkelas di Simalingkar. Bokep viral jahat abang, aku ngga mau lagi cerita ama abang. belum habis aku ngomong langsung penjaga itu potong Tutik bang ? ” dijawabnya terserah apa aja bang.Pelayan café juga tiba di muka kami, yang tidak kalah sexsi dan cantiknya dari Tutik memakai rok mini di atas lutut. Tutik kupeluk, kusayang, akhirnya Tutik mengalah memberikan rekamannya.Tutik yang marah akhirnya bisaku redahkan kemarahannya. Sebelum pergi Tutik mendekatiku sambil mengatakan “bang Tutik mau pergi, pokonya besok aku hubungi abang, ok bang ?” aku mengiyakannya.Tutik langsung pergi menaiki mobil laki-laki itu untuk meninggalkan café. Kurang lebih limabelas menit dimuka café, penulis mengajak gadis itu kedalam café. dia mejawab dengan Tutik ” ngga ada, cuman nongkorong doang.”Selanjutnya penulis mengenalkan diri pada gadis cantik tersebut mengaku namanya “Tutik”. Tutik memang nakal, mau tahu aja apa isi dalam tas aku. Hujan grimis masih membasahi jalan raya, cuacapun semakin dingin, pengunjung café sudah kosong, tinggal kami berdua dan dua orang pelayan café, saat itu jam 1.30 Wibb.



















