Kata Tomo, aku sangat cantik dengan baju itu, “Kamu cocok sekali dengan warna putih, sangat matching dengan warna kulitmu.. Bokep viral Hari itu, aku mulai merasa bosan di rumah dan Tomo belum pulang dari kantor. Tomo mulai meremas-remas payudaraku yang belum tumbuh seutuhnya.“Ahh..”Aku mulai menikmati getaran aneh pada diriku.“Panas..badanku terasa panas..Tomo..” pikirku dalam hati.Tomo melanjutkan ciumannya ke leher dan menggigitnya sedikit, remasan tangannya di payudaraku makin kuat.“Ahh..!!” nafasku makin memburu.Tiba-tiba Tomo berhenti dan melihatku sambil tersenyum misterius.“Hmm..kamu menyukainya bukan? ‘Senjata’nya sudah memasuki diriku seutuhnya dan sakit yang kurasakan itu sedikit aneh, ada kenikmatan di dalamnya. Kalau kamu capek, besok bolos saja.”Tomo pun menggendongku yang masih terisak kekamar tidurku. Kenapa? Kita akan kedatangan seseorang yang sangat istimewa”, katanya sambil tersenyum hangat.Dan aku pun bertanya, “Bunda, tamu istimewanya siapa sih? Aku tetap melihat perbuatan Tomo tanpa berkedip sambil berlinang air mata.Tomo masih melanjutkan permainannya bersama wanita cantik itu, dia menggerakkan pinggulnya maju dan mundur dengan sangat cepat.


















