Kami berdua berpelukan erat-erat
selama beberapa detik, sambil menghayati denyutan-denyutan pada
kemaluan kami masing-masing. Dengan perlahan-lahan suatu kesadaran mulai
merambati pikiranku, seperti awan yang ditiup angin, aku mulai
menyadari apa yang sedang terjadi pada diriku. Bokep viral indo Akupun semakin lama semakin horny dan
semakin tidak kuat lagi menahan desakan kenikmatan yang makin memuncak
dan semakin tidak tertahankan itu. Mendadak aku merasa lemas, namun
aku masih sempat berucap “Lepaskan aku Lex, kamu ini udah gila kali?”,
ujarku lemah. Setelah melewati puncak kenikmatan
tersebut, maka kami terkapar dalam keadaan lemas sambil tetap
berpelukan dengan erat. Menyadari itu, aku
mencoba memberontak dan mendorong Lexy dari atas tubuhku, akan tetapi
Lexy justru semakin kuat mendekapku, Lexy terus membujuk dan
mengelus-elus seluruh tubuhku, sehingga tak berselang lama kemudian aku
terlena lagi dan babak kedua “pemerkosaan” itu terjadi lagi, bahkan
lebih seru dan lebih mengasyikan daripada sebelumnya. Namun aku berusaha bersikap tenang agar
tidak menimbulkan akibat buruk karena menurut teman-teman, jika kita
terlihat tenang maka lawan kita cenderung ragu untuk berniat jahat. Namun harus
kuakui Lexy ternyata benar-benar seorang pria yang sangat gentle dan
juga jantan, ia tidak saja begitu lembut “memerkosa” diriku namun juga
sangat memperhatikan kenyamanan dan kepuasanku, bagaimana tidak, jika
dibandingkan dengan mantan pacarku yang pernah tidur denganku, Lexy
seperti-nya sungguh mengerti keinginanku.




















