Itu dilakukan cukup lama.Aku sedikit keheranan kenapa Mas Arif tidak melakukan genjotan, tidak mendorong-dorong pinggulnya ? Bokep viral indo Kini ia hanya bercelana dalam dan bersinglet. Usahaku berhasil karena perlahan Mbak Nida kembali terang-sang, bahkan terlalu cepat.Dalam pelukanku kubisikkan ke telinga Mbak Nida,
“Tahan……tahan………Mbak, kita lakukan bersama-sama ya”“Ohhh…ohhh….ohhhh…..aku su-dah tak tahan lagi” desah Mbak Nida, kulihat matanya terpejam kuat menahan orgasmenya.“Pelan…..pelan saja Mbak, kita lakukan serentak” kataku membisik sambil kupelankan tusukan penisku.Akhirnya yang kuinginkan ter-jadi, urat-urat syarafku menegang, penisku makin mengeras. Karena kulihat Mbak Nida dalam keadaan hampir bugil, hanya memakai celana dalam dihimpit oleh Mas Arif, mereka bersetubuh ! Mbak Nida me-melukku dan mencium pipiku berkali-kali seraya membisikkan sesuatu ke telingaku,“Terima kasih Bud”Mbak Nida kulihat senang dan memeluk tubuhku erat, tertidur di atas dadaku. Sedikit berdebar-debar aku menunggu tanggapan, takut tawaranku ditolak.Lama Mas Arif kulihat terdiam, merenung, lalu
“Hmmm….saya pikir dulu, sebelumnya terima kasih ya ?!”
“Ya Mas” kataku dengan senyuman.Dalam hatiku, aku berpikir “Habislah sudah kesempatanku !”Tapi setelah di dalam kamar, sekitar 2 jam kemudian aku yang tertidur, terbangun oleh ketukan di pintu. Tetapi aku tidak berhenti sampai di situ saja. saya menyakiti Mbak ya ?!” tanyaku lembut penuh sesal.




















