Udah ditolongin pinjem handphone, sekarang ditolongin sampe dianterin…”“Udah, tenang aja…” Balasku.Hari sudah semakin pagi, hujan sudah selesai berganti kabut tipis yang menutupi jalan. Bokep viral Ku bantu mengangkat pantatnya agar genjotannya semakin cepat. Aku menuju sofa di ruang TV rumahnya. “Saya temani disini saja.”“Ya enggak dong, mas. Aku merasa canggung masuk ke rumah wanita muda cantik yang baru ku kenal beberapa jam yang lalu di pinggir jalan. Waktu sudah menunjukan pukul 02:30 pagi, jalan begitu sepi karena malam dan hujan yang tak kunjung berhenti.“Besok Jakarta pasti banjir nih, hujan seharian gini” gumamku dalam hati.Sekitar 100 meter setelah melewati Pondok Indah Plaza, aku melihat sebuah sedan menepi dengan kap mesin yang terbuka. “Aku mau keluar, Selll….” Ucapku berbisik pelan.Dan benar saja, beberapa detik kemudian penisku memuntahkan sperma berkali-kali. “Aku mau keluar, Selll….” Ucapku berbisik pelan.Dan benar saja, beberapa detik kemudian penisku memuntahkan sperma berkali-kali. Bibir vaginanya sudah merekah basah, klitorisnya sedikit menyumbul keluar, tanda ia sudah tidak sabar untuk dinikmati olehku.Ku dekatkan kepalaku ke arah vaginanya.



















