Aku, Dewi dan Siti temanku satunya lagi mencoba menahan tawa, melihat apa yang baru saja terjadi di hadapan kami.“Istri pertama saya meninggal dunia, setahun yang lalu setelah melahirkan anak ke-2 saya. Ambil BBmu!” Begitulah perintah Sam padaku yang aku benar-benar tidak mengerti apa maksudnya. Bokep viral saya akan merahasiakan perbuatan kalian…” Begitu jawab Bu Rahma dengan nada ketakutan. Bu Rahma pun berdiri dan mengenakan kembali CD dan sarungnya. Sam terlihat tidak perduli dengan perlawanan Bu Rahma. Bukan hanya mampu menutupi kesalahannya, tetapi ia telah membuat Bu Rahma tak bisa berbuat apa-apa untuk menolak keinginannya.Subuh itu, sarung, BH, dan CD Bu Rahma kembali terlepas, tetapi kali ini tidak dengan cara paksa, tetapi terlepas secara indah. Aky tak tahu harus berbuat dan berkata apa. Melihat itu, aku yang tadi hanya berdiri di depan kamar melepas keberangkatan Sam, secara spontan berlari menolong Bu Rahma yang terjatuh di depan kamarnya.“Aduh, Maaf, Bu! Rasa cemburu sepertinya terbesit dalam hatiku. Dewi terkejut dan langsung berbalik menghadap kami, lalu ia meletakkan jari telunjuknya di bibir merahnya sebagai sebuah isyarat ke padaku untuk diam.




















