The stunning Kitty meets with the king of hardcore sex James Deen in his hotel room for an afternoon of some hardcore sex! Bokep indo viral as Kitty enters the room she lifts her dress to show off her delicious ass to Deen and he cant help resist but touching it right away. dean quickly has her remove her top and bends her over the chair where he proceeds to eat kitty’s ass and then her delicious wet pussy. kitty then gets on her knees and turns around grabs James cock and begins to give him a sloppy blowjob. Kitty like the animal that she is then crawls over to the bed and lays in it awaiting to be fucked the way she wants.James comes over and begins to fuck the ever so sexy Kitty right there on the bed with such force passion in a roughness that is ever so loved by her as the looks on her face of pleasure show. they then make their way over to the foot of the bed where James begins to fuck Kitty”s mouth and have her give him another quite messy blowjob. He then quickly spins her around and takers from the doggy style position while pulling back her hair as he takes control and pulls her arms behind her back and uses them as leverage as he pounds away at kitty”s tight pussy. She then falls to her knees on the ground and begins to suck his cock one more making sure he uses her throat. When he cant hold on any longer James shoots his cum all over her face and mouth and her tits. The scene ends with Kitty cleaning herself up in the hotel bathroom.
Kepuasan dan kenikmatan yang masih terasa dalam jangka waktu yang cukup lama meskipun persetubuhan berakhir.“Ingat ya, jangan pernah sekali-kali kamu lakukan sama Sarah. Pelan-pelan kurebahkan Mbak Viona yang masih memejamkan mata sambil mendesis itu ke lantai kamar mandi. Kumasukkan jari tengahku ku lubang memeknya, ku keluar masukkan dengan pelan. Setiap kupercepat lagi, tangan Mbak Viona meraih tanganku lagi, sehingga akhirnya aku mengerti dia hanya mau jariku bergerak pelahan di dalam memeknya.Beberapa menit kemudian, kurasakan Mbak Viona mengangkat kepalaku menjauhkan dari memeknya. Masak malam minggu itu jalan-jalan sama Sarah harus ditemani kakaknya, dan diantar sopir lagi. Kulirik arloji menunjukkan jam setengah 9, berarti Mbak Viona terlambat setengah jam.“Sori terlambat. Abisnya Mbak Viona ini lucu,” kataku.“Lucu kepalamu,” Mbak Viona sewot.“Ya luculah. Kalau sampai kamu lakukan, aku tidak akan pernah memaafkan kamu!” Aku terbangun, rupanya dalam tidurku aku bermimpi Mbak Viona memperingatkanku tentang Sarah, adiknya. Aku makin bersemangat saja, mulutku makin rajin menggarap toketnya sebelah kanan dan kiri bergantian. “Adik-nya jurusan roman-romanan, Mbak-nya jurusan … “ Aku tidak melanjutkan kata-kataku, tangan Mbak Viona sudah lebih dulu memencet hidungku.





















