Aku menatap sayu pada Rangga.“Kenapa aku nggak tahu kalau ML seenak ini? Mereka bahkan mengancam akan mengusir aku bila terus menerus seperti ini. Bokep viral Sex jauh lebih memabukkan daripada extacy! Rangga sibuk dengan pekerjaannya, sedangkan aku sibuk diadili oleh keluargaku. Namun aku mencegahnya. Lalu dia membuka pakaiannya sendiri dan mulai menyerangku dengan ganas.Aku diciumi mulai mulut turun ke leher lalu ke buah dadaku. Saat dia kehilangan keperawanannya pertama kali, dia menangis menjadi-jadi semalaman. Dia bisa tahu timing yang tepat kapan harus cepat dan kapan harus pelan. Ling menyanggupi dan berjanji akan menjemput aku sepulang sekolah pukul 13.00Pukul sebelas Rangga pulang ke rumah. Usiaku 17 tahun. Aku menatap wajahnya dengan perasaan tak karuan. Entah apakah kemaluanku sudah sangat basah atau tidak, aku mendengar bunyi berkecipak di kemaluanku. Diriku bukan Evi yang dulu. Aku jadi seperti Ling!Aku ingin menangis menyesali semuanya! Perasaanku melambung sampai ke awang-awang! Aku merasa ada yang mengganjal di bagian bawah perutku dan menyodok-nyodok kemaluanku. Tiba-tiba dia membalikkan badan dan menyergapku!




















