Ayo buka… buka”. Bokep viral Akusekali lagi hanya bisa mengangguk malu.Aku menjadi tidak berkonsentrasi bermain,mataku sering kali melirik kedua payudaranyadan selangkangannya. Adarasa senang juga di dalam hati.Setelah mencuci muka,ganti pakaian,kita berduaberpamitan kepada pembantu rumah kalau kitaakan makan keluar. Apabila di saat subur dan aku/tanteAni lupa menyetok kondom,kita masih sajanekat bermain tanpa kondom denganberejakulasi di luar (meskipun ini rawankehamilannya tinggi juga).Hubungan gelap ini sempat berjalan hampir 4tahun lamanya. Nggaseru kalo game-nya cepat habis kayak begini”kata tante Ani.Setelah meneguk wine-nya lagi,tante Aniterdiam sejenak kemudian tersenyum genit.Senyum genitnya ini lebih menantang daripadayang sebelum-sebelumnya.“Tante dare Bernas untuk … hmmm … ciumbibir tante sekarang.” tantang tante Ani.“Ahh,yang bener tante?” tanyaku.“Iya bener,kenapa ngga mau? Pendidikanayah hanya sampai pada tamatan SD,dan diamendapat ilmu montirnya dari kakek yang dulusempat bekerja di bengkel reparasi mobil. Posisibercinta kami tidak berubah sejak tadi. Sore itu tante Ani mengenakan bajuyang lumayan sexy. Dah hampir jam 11 malam. Mau kan?” pinta tanteAni.“Sippp tante.” jawabku serentak girang.Malam itu aku nginap di rumah tante Ani.Keesokan harinya aku langsung pulang kerumah. Ibu bercerita bahwa tante Aniitu bukanlah janda cerai atau janda apalah. Aku baru sajamenikmati yang namanya surga dunia.Tante Ani kemudian memelukku manja denganposisi kepalanya di




















