Ya, seperti biasanya, tak lama Tommy pun langsung mendapat orgasmenya, spermanya menyembur di dalam vaginaku, tak begitu banyak dan sialnya encer.“Hemmmmm”, aku menghela nafas karena kesal dengan permainan Tommy tadi.“Duh, enak ya Yang”, Kata Tommy yang mengira aku menikmati persetubuhan kami tadi.“Enak di kamu, ga enak di aku, ga ada rasanya, bentar banget, punyaku ga dijilat dulu”, jawabku.“Maaf yang, aku udah keburu nafsu tadi”, jawabnya memberi alasan.“Ah, kok bisa?”, jawabku masih dengan nada ketus.“Aku kebayang kamu dengn Yudi lagi begituan”, jawabnya lugas.“Hah? Bokep viral ku perhatikan ternyata penisnya masih berdiri? Karena suami dan istri pasti memiliki kecocokan, tujuan yang sama, dan memperoleh anak, sehingga perasaan mereka juga saling bertautan.“Kemudian, coba kamu pikirkan, kenapa aku membayangkan kamu begituan dengan orang lain? Aku menikmatinya, Tommy lebih agresif kali ini. Kemudian, melintas juga di pikiranku, kenangan – kenangan aku dan Yudi sedang asyik bercinta dulu. ingat ini susu”, katanya mengajariku menggunakan kata susu untuk payudaraku.“ahhh iyaah, isap susuku, Yudi”, ku benarkan kata – kataku sesuai keinginannya.Yudi pun makin semangat menyiksaku dengan kenikmatan dari mulut dan lidahnya yang sedang mengerjai kedua susuku.




















