Jujur saja, saat itu aku begitu kaget, garis tangan begitu amburadul yg menandakan kehidupan dia yg juga amburadul.Aku memperhatikan garis cintanya, kemudian aku berkata,“Kamu sangat susah mencintai seseorang dengan sungguh-sungguh, tapi baru-baru kamu menemukan orang tersebut, sayg kalian harus berpisah…”Aku menatap wajahnya, matanya yg besar terbelalak.“Teruskan…” kata dia.“Kalian berpisah karena persoalan yg sangat prinsipil, bisa masalah agama atau suku,” lanjut aku.“Aing nggak tahu pasti tapi orang tua dia atau orang tua kamu tak setuju dengan percintaan kalian…”Sekarang tatapan matanya yg liar menjadi lembut, terlihat sendu dan sedih. Biasanya aku memberikan ramalan yg jitu dulu baru bertanya hal tersebut, jadinya mereka telah percaya dengan aku. Bokep indo viral Ternyata efeknya luar biasa, terlihat keriangan dan secercah harapan di sorot matanya.“Terus…?” selanjutnya aku cuma asal bicara saja, aku bilang kalau dia berusaha dia akan sukses (tentu saja bukan?).Habis itu kami menjadi akrab, dia bicara banyak mengenai kondisi dia.




















