“Tahann sebentar.. Bokep indo viral pss..” dan seterusnya Jo tidak dapat lagi menangkap isi pembicaraan tersebut. sebentar saja..!” Bu Rhien nampak agak marah mengucapkan itu, keringatnya mulai bermunculan di kening dan hidungnya.Sekuat tenaga Jo menahan aliran yang hendak meledak di ujung peralatannya. Walaupun sifatnya hanya sementara, sekedar untuk jeda istirahat saja.Dengan perawakan langsing, dada tidak begitu besar, hidung mancung, bibir tipis dan berkaca mata serta kaki yang lenjang, Bu Rhien terkesan angkuh dengan wibawa intelektualitas yang tinggi. Beliau mengenakan kaos hijau ketat, sementara bawahannya berupa rok yang agak longgar warna hitam agak berkilat entah apa bahannya. kadang-kadang belajar perlu juga..” suara Bu Rhien terdengar agak geli. Dengan mimik biasa dia segera menyampaikan maksud kedatangannya.“Hmm..,” dia melirik ke pintu. ehh.. Malam ini beliau mengenakan daster merah jambu bergambar bunga atau daun-daun apa Jo tidak jelas mengamatinya. Membersihkan halaman, merawat tanaman, memperbaiki kondisi rumah, pagar dan sebagainya yang dianggap perlu ditangani.




















