Kok mukamu kusut gitu habis dimarahin sama si gendut ya?” Tanya Wilman sohibku.“Ah, nggak ada apa apa. “Ya Bu saya siap, Ya sudah kamu jalan duluan tunggu Ibu di ATM BNI pemuda.Ternyata Ibu Maya tidak ingin kepergiannya denganku diketahui karyawan lain. Bokep viral biarkan Ibu istirahat dulu,” pintanya.Aku tidak memperdulikan permintaannya, kubalik tubuh telentangnya, tubuh Ibu Maya tengkurap kini.“Jangan.. Yah dari pada nunggu besok mendingan kamu selesaikan sebentar di rumah Ibu OK?”Aku hanya diam saja, pikiranku benar-benar kacau saat itu, sampai sampai aku tidak tahu kalau aku sudah sampai dirumah Ibu Maya.“Ayo masuk..” ajak Ibu mia.Aku sungguh terkagum kagum melihat rumah bos ku yang sangat besar dan megah. kita pindah ke ranjang saja,” pintaku,Sambil terus berpelukan dan berciuman kami berdua berjalan menuju ranjang. Sudah siap?” Tanya Ibu Maya. Ibu Maya pun turun dari mobil dan berjalan ke arah ATM.“Hi.. Entah nasib baik ataukah nasib buruk tapi aku benar benar menikmatinya.,,,,,,,,,,,,,, Karena malu kututupi kontolku dengan kedua tanganku.“Sial..!” makiku dalam hati, aku benar benar dilecehkan oleh Ibu Maya saat itu.“Lepas tanganmu Ibu mau lihat seberapa besar kontolmu,” bentak Ibu Maya.“Mm.. Banjir sekali Mungkin karena Ibu Maya sudah sangat terangsang mendengar ceritaku.“Ahhh…”



















