Tiga kali aku merenggut keperjakaan pria muda, usia SMP, SMU dan mahasiswa. Itu hanya salah satu [sic!] sarana untuk mencapai kesenangan dan kebahagiaan.Kaumku wanita lajang, terima dan nikmatilah sex apa adanya dengan atau tanpa lelaki di sisi kita, diatas tubuh kita, diatas ranjang kita..Menjadi lajang berarti bebas dari tuduhan selingkuh, karena siapakah yang kita khianati? Bokep viral indo Tidak, tidak, tidak. Kalaupun pasangan mereka mau sama si lajang, bukankah itu kelemahan si pasangan, jadi jangan menuduh si lajang sebagai perebut laki orang dan penguras sperma laki orang dong!Siapakah aku? Anehnya tudingan itu justru datang dari kaumku, perempuan, terutama yang bersuami, yang tahu perkecananku.Lebih kejam lagi tuduhan bahwa karier dan rezekiku kudapat dengan membaterkan tubuh. Sekarang aku menjadi konsultan.Seringkali aku mendapat pertanyaan, “Apakah sudah menikah?” Yang lebih sopan, “Anda masih kelihatan cantik dan muda, alangkah bahagia dan bangganya suami Anda serta putra-putri Anda.”Jika jawabanku adalah, “Tidak, saya masih lajang,” maka terdengar sahutan, “Maaf..” Mereka merasa bersalah karena telah menanyakan hal itu.Padahal tidak punya suami itu kan sama saja dengan tidak punya mobil pribadi. Mau sehari onani tiga kali sampai lecet, atau tiga bulan nggak mikirin sex, buatku sah-sah saja.




















