Kukecup lembut lagi keningnya sebelum aku meninggalkan pelataran parkir yang penuh sensasi buatku dan Lala.Setelah kasih ticket parkir ke petugas jaga akhirnya kami keluar dari TP (aku tahu deh mas penjaga ticket tadi sempat melotot sampe mau copot matanya melihati paha mulusnya Lala yang lagi sandaran di jendela Estilloku, dibalik jacketku Lala kan sudah tidak pake apa-apa lagi. Bokep viral “La, may I?” gini-gini aku perlu minta ijin juga dong mau lihat the most private stuff-nya Lala. “Lala tidur yaa.. Lala cuma mengangguk lemah dan tidak berapa lama lolos sudah celana dalam mungil itu dari yang punyanya (iya kalau punya Lala, nah kalau punya emaknya?). “Nih pelet nih… Weee…” sambil kujulurkan lidahku, mataku juga ikut kiyer-kiyer (pokoknya jelek habis deh tampangku waktu itu). At last!”, “Boss siipp boss !” Si kecilku kasih laporan lagi. Buat Bossnya situs cerita ini tolong kritikannya yaa… aku ‘kan new challenger. Setelah tidak bisa menahan si kecil-bandotku yang mulai mengacung-ngacung ke bibir bawahnya, aku pun mulai membimbing anak TK itu (si kecilku) masuk ke liang yang sudah empot-empotan dari tadi. “Hhhh… hhh!” aku dan Lala mendesah lirih merasakan yang kami lakukan barusan.




















