aku pun menurutinya. Bokep viral Ayah bertanya tentang sekolah.Ayah pingin dipijet ntar sebelum tidur.Iya yah, kata mama.Selesai makan, seperti biasa, ayah ke atas, ke ruang kerjanya. Detik-detik berganti jadi menit dan menit pun silih berganti hingga aku tertidur.Saat aku terbangun kudengar suara mobil ayah. Aku ingin meminta maaf dan memohon agar tak melaporkan ini namun aku terlalu tegang. Hobiku banyak, namun harta tak terlalu melimpah. Esok paginya, aku turun mau sarapan. Aku pun berbaring di kamar, telanjang, hanya memakai selimut sambil menunggu mama. Aku pun berdiri dan kutatap mama.Sebelum mama beres-beres, isep dulu kontol Uda mah!Bukannya menjawab, mama hanya diam terpaku menatapku. Biar anakmu ngeliatnya. Ayo Uda. Setelah mencapai bawah, kudengar ayah dan mama sedang berbicara.Uda mulai bertindak kurang ajar saat ayah gak ada.Anak itu mulai menunjukan keberaniannya. Aku diam. Gak usah mengharap belas kasih Uda.Mama tentu tak mengetahui kalau aku menguping pembicaraannya dengan ayah tadi. Susunya naik turun dari balik kaos yang dikenakannya. Tanganku masih di susu mama, kuputuskan untuk meremasnya.Dengan agak marah mama berkata, Lepaskan tanganmu nak! Camkan itu! Karena sekolahku liburnya sabtu minggu. Kujawab saja gak apa-apa mah.Tangan mama kini mengelus rambutku.




















