Terdengar suara aneh. “Saya nggak bakal lupa deh sama malam ini, saya akan inget terus malem ini, jadi kenangan manis saya”
Aku hanya tersenyum dengan lelah dan berkata “Iya Mikha, saya juga, saya nggak bakal lupa”. Bokep viral Eh dia lebih galak.”
“Dibalas lagi dong. “Bolehlah.” Kataku, setelah berpikir kalau besok aku tidak harus pagi-pagi ke kantor. Bukan menghujat. “Aduh Mas Joe, suara apaan tuh?”
“Nggak apa-apa, sakit nggak?”
“Sedikit…”
“Tahan ya.., sebentar lagi masuk kok…”
Dan kurasakan lubang kemaluan Mikha sudah mulai basah dan agak hangat. Dari situ aku tahu dia sekolah di sebuah SMA di daerah Bulungan, kelas 2. Pulang lho! Biarinlah. Lalu ia membuka pahanya agak lebar, terlihat samar-samar olehku kemaluannya sudah mulai lembab dan agak basah. Hangat. “Ngghh…, ngghh..”
Aku pegang batang kemaluanku sebelah tangan dan kemudian kurasakan muncratnya air maniku dengan kencang dan banyak sekali keluar dari batang kemaluanku. Mikha tersentak kaget. Pulang lho! Apakah pemimpin partai itu menghargai kenekadan mereka? Nanti lecet…”
Kuperhatikan wajahnya, lidahnya sibuk menjilati kepala kemaluanku yang keras, ia jilati melingkar, ke kiri, ke kanan, lalu dengan perlahan ia tekan kepalanya ke arahku berusaha memasukkan kemaluanku semaksimal mungkin ke dalam mulutnya.




















