Maklum lah seorang dalang pasti memiliki banyak kegiatan baik rohani maupun jasmani.Sekitar pukul 8 malam pagelaran wayang pun dimulai. Yang bhungsu baru berusia 6 tahun. Bokep viral Akupun masuk ke kamarnya dan Ki Jaya menutup pintu.“udaranya dingin” katanya.Akupun duduk di sampingnya diatas ranjang di kamr yang biasa ditempati anakku. Ya kami memang lelah tapi mau bagaimana lagi soalnya aku yang punya hajat jadi masi8h banyak yang harus kami selesaikan.Ternyata Ki Jaya juga cukup kelelahan. Lakonnya pada saat itu berjudul Bambang Gundayitma. Tiba-tiba dia berkata“ Han kamu seneng dengan pagelaran bapak?”“iya pak, bagus sekali pertunjukannya.” Jawabku“kamu temani bapak ya?” katnya lagiAku sempat heran dan kurang mengerti dengan perkataanya. “agggrgrrhhhhhhhhh…..” gumamnyaKami saling melepaskan siraman kenikmatan.Ladangku yang sempat tandus akhirnya disirami Ki Dalang yang perkasa ini.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Kami memang menggelar acra yang sangat meriah. Ki Jaya pun mulai memngeryangi tubuhku dan tubuhnya mulai menindihku. Rupanya dia sangat bergairah.“Pak, ciuman dong!” pintaku tanpa sadar“manggilnya mas aja Han!” jawabnya seraya menciumi wajah dan bibirku.Tangan kannya meremas pantatku sedangkan tangan kirinya memelukku dari pinggang. Memekku memang suadah tak sempit lagi, tapi kontol Ki Jaya sangat besar sehingga sulit untuk amsuk.




















