Tampak wajahnya yang merah padam penuh dengan peluh, nafasnya berat terasa menerpa wajahku. Bokep viral “Jawab dong, mau udahan gak?” aku menggodanya lagi sambil tetap menghujamkan batang kemaluanku ke liang kemaluannya. “Ko lepasin saya”, suaranya gemetaran karena shock. Spermaku menyemprot kencang sekali bertemu dengan semburan-semburan cairan kenikmatannya yang membanjir. Kasihan juga aku melihatnya terikat seperti ini. kkeeelluuarr lagggi…” racaunya.Meilan Irene goyangannya menggila dan tidak lama tangan kanannya menggapai ke belakang, dia tarik pantatku supaya menusuk lebih keras lagi. ah shiiit! Senyum kemenangan.Aku melepaskan ikatannya. Rupanya perasaaan malunya telah ditelan kenikmatan yang sengaja kuberikan kepadanya. Irine pasti melihat wajahku yang menyeringai sambil tersenyum puas. Mukanya mendadak merah padam dan setengah tersipu dia berbisik, “Ah shiiit Kooo… uhh… uhhh.. ” Aduhh sshhh Ko udah dooong.. “Ohh shiit!” ujarnya mengumpat. “Masa?” godaku lagi sambil tetap batang kemaluanku memompa liang kemaluannya yang semakin basah sampai mengeluarkan suara agak berdecak-decak. “Lho katanya udahan”, kata-kataku membuat Irene tidak mampu berpura-pura lagi. sssh!” suaranya memohon tapi makin terdengar mendesah lirih.Kedua kakinya masih meronta menendang-nendang tapi kian lemah dan tendangannya bukan karena berontak melainkan menahan rasa geli dan nikmat.




















