hhhmmm…… sssssss…..ohh… enak mas, ayo mas dipercepat, plisss!!” pintaku sambil menghentak-hentakkan pinggulku, wajahnya begitu puas melihatku sudah terbuai oleh nafsu,“sayang…oohkk… “ penisnya yang keras terasa bergetar di dalam vaginaku, “ sayangnya saat itu aku sudah tidak bisa bertahan lebih lama lagi“OooooHHHhkkk……Crreettsss…crroottsss…vaginaku terasa panas oleh lahar suamiku yang menyemprot di dalam sana,“mmuuaaacckkhh…terima kasih sayang “ katanya sambil mencium keningkuTerus terang aku sedikit kesal karena belum mencapai puncaksementara ia sudah mendapat enaknya. Selesai mandi aku langsung ke belakang rumahku. Bokep viral tok… pelan-pelan aku mengetuk pintu kamarnya, “Ri, boleh ibu masuk?” tanyaku dengan lemah lembut.“Iya Bu silakan, masuk aja ga di kunci ko!” suara Ari yang terdengar dari dalam,Akupun membuka pintu dan melangkah masuk, anak itu terbaring di ranjangnya di bawah selimut.“Gimana Ri keadaanmu sekarang?” sambil tersenyum aku duduk persis di samping wajahnya, saat itu aku masih menggunakan daster berwarna putih,“Baik kok Bu udah mendingan” katanya sambil berusaha untuk duduk, tapi dengan cepat aku menahanya,“Sudahla Ri kamu tiduran aja, lagi sakit gini harus banyak istrahat“ kataku sambil terseyum, dan dia membalas senyumanku, entah kenapa hari ini aku merasa bahagia sekali tidak seperti hari-hari biasanya.“eh iya Bu, makasih ya Bu“Aku berdiri melihat sekeliling,




















